Latest topics Affiliates User Yang Sedang Online Total 2 uses online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 2 Tamu Tidak ada User online terbanyak adalah 6 pada Sun Jan 27, 2008 1:21 am Statistics Total 64 user terdaftarUser terdaftar terakhir adalah muslih Total 359 kiriman artikel dari user in 286 subjects pasang iklan ![]() | Ben rika kabeh teyeng ndeleng sekabehane, rika mesti kudu ndaftar disit. Nek ora ndaftar rika rugi, ora teyeng ketemu batir, dopokan sing nylekamin banget. Ndaftar ngeneh disit ya...... Sosialisasi KPU terbentur dana minim Tue Feb 17, 2009 7:48 pm by tahenk CILACAP - Banyak pihak mengkhawatirkan, proses pemilihan umum (Pemilu) legislative 9 April mendatang akan menemui banyak hambatan. Di antaranya karena ketidakpahaman masyarakat calon pemilih untuk menyalurkan hak suaranya, seperti di Kabupaten Cilacap. Ketidakpahaman yang dimaksud, lantaran adanya sistem baru pada pemilihan, di antaranya dari pencoblosan menjadi mencontreng. Kekhawatiran semakin beralasan, sebab KPU Kabupaten Cilacap sendiri sebagai pihak penyelenggara pemilu sampai sekarang masih belum melaksanakan sosialisasi secara maksimal. Padahal pemilihan tinggal 50-an hari lagi. Bahkan Ketua KPU Kabupaten Cilacap, Warsid menyatakan, sosialisasi tata cara pemilihan baru akan dilaksanakan pada 36 hari sebelum digelarnya Pemilu Legislatif. "Karena sekarang kita masih menunggu selesainya pembuatan sampel kartu suara untuk dipakai sosialisasi. Dan perhitungan kita paling nggak dua minggu lagi baru selesai, jadi paling lambat 36 hari sebelum pemilu sudah ada sosialisasi, " tandas Warsid kepada wartawan, kemarin. Kekhawatiran lain yang muncul di masyarakat juga terkait dengan kecilnya dana sosialisasi untuk KPU. Meski demikian Warsid menyatakan optimistis bisa memberikan sosialisasi tata cara pemilihan kepada masyarakat secara maksimal dan pemilu akan berjalan lancar. Diterangkan, pembuatan sampel kartu suara yang sama persis dengan aslinya itu, adalah salah satu upaya untuk mensukseskan pemilu. Karena nantinya masyarakat pemilih akan mengetahui secara pasti, bagaimana prosedur pemilihannya dengan cara melihat langsung kartu suara yang berupa contoh. Rp 86 juta Disinggung mengenai berapa besar dana yang turun untuk sosialisasi tersebut, Warsid menyebutkan angkanya hanya Rp 86 juta saja. "Jelas berbeda dengan pemilu Gubernur lalu. Waktu itu kita mendapat dana untuk sosialisasi sebesar Rp 300 juta," ujarnya. Lagi-lagi, Warsid kembali menyatakan optimis, meski anggaran minim tetapi pihaknya bisa mensukseskan pemilu. Sebab, diluar sosialisasi yang khusus diselenggarakan pihaknya, selama ini KPU sering diundang oleh caleg maupun parpol. "Kesempatan itu sangat membantu kita untuk sekaligus sosialisasi kepada masyarakat," tandas Warsid. ady-Tj Comments: 0 VIDEO MUSIK PURBALANJAR | Login
DOPOKAN PUBALANJAR
Pencarian |

Portal
Indeks
banyumas online
banjarnegara online
purbalingga online
cilacap online
ngapak



» 2010, Tarif Listrik Naik
» Korban kebakaran mulai direlokasi
» 46 tewas, 42 masih tertimbun
» SEJUMLAH PENGELOLA SUPERMARKET BUAT PERNYATAAN; Harga Bahan Pokok Merangkak Naik
» Banyumasan: Anyar
» Satu Tahun Buat Asmad
» Bangga Pimpin 12 Ribu Eks Narapidana
» PROGRAM KONVERSI MASIH KURANG 40% ; Minyak Tanah Makin Sulit
» Kapal tenggelam, 2 nelayan hilang