Parade Pantomim Nusantara Dihelat di Purwokerto

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Parade Pantomim Nusantara Dihelat di Purwokerto

Post  tahenk on Sat Nov 30, 2013 8:48 pm

PURWOKERTO - Pegiat seni pertunjukan pantomim kembali menggelar Purwokerto Pantomime Series. Ini adalah tahun ketiga parade pantomime yang akan mempertunjukkan seni pantomim dari berbagai daerah. “Ada penampilan khusus dari mimer Septian Dwi Cahyo,” kata Project Officer PPS 2013, Nurhendri.

Ia mengatakan, ajang ini digelar sebagai ruang untuk belajar, berlatih dan tampil bersama. Acara dipusatkan di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman, Jumat-Sabtu, 29-30 November 2013.

Nurhendri mengungkapkan, ajang Purwokerto Pantomime Series yang digelar ketiga kalinya ini bisa menjadi ajang kumpul untuk berbagi ide dan gagasan. Tak hanya itu, parade pantomim yang selalu menjadi ikon acara, juga tetap digelar.

"PPS 2013 ini kembali digelar karena animo masyarakat yang cukup tinggi pada PPS 2011 dan 2012. Hal itu menjadi penyemangat kami untuk menghidupkan seni pantomim," kata dia.

Sebagai pembuka ajang ini, kata Nurhendri, para pelajar se-Banyumas mengikuti workshop seni pantomim di Aula FISIP, Jumat. Pada Sabtu malam, 30 November, parade pantomim yang digagas Saga Khatulistiwa dan bekerjasama dengan komunitas Wedha Pop Art Portrait (WPAP) Banyumas Raya dan Teater Si Anak FISIP Unsoed ini, akan menghadirkan penampilan Sedulur Pantomim Purwokerto, Teater Sirat IAIN Surakarta dan Bengkel Mime Theatre Yogyakarta.

Mereka menampilkan beberapa repertoar yang berjudul "Taman", "I Love You Net!", "Tenangnya Hidup di Desa", "PR" dan "Tiga Bebek Kecil". Tak ketinggalan, penampilan spesial mimer senior dari Jakarta, Septian Dwi Cahyo yang menjadi suguhan tersendiri bagi penikmat seni mimik di Kota Keripik tersebut.

Nurhendri yakin, seni pantomim dapat dengan mudah berkembang Purwokerto. Salah satu indikasinya, pentas jalanan yang digelar oleh komunitas Sedulur Pantomim Purwokerto di ruang-ruang publik seperti Alun-alun, pelataran GOR Satria, warung dan kedai selalu dipenuhi penonton. "Bahkan mereka mampu menikmati suguhan dan pesan yang ingin disampaikan," ucapnya.

Manajer Saga Khatulistiwa, Sari Handayani mengemukakan, gelaran ini merupakan kelanjutan dari workshop tahun lalu. Dia berharap, hal ini akan menjadi pembuka warna baru kesenian di Banyumas. "Kehadiran Purwokerto Pantomime Series menjadi salah satu langkah untuk menghidupkan gairah kesenian di Banyumas," kata dia.

Sari menilai, perkembangan seni mimik tahun ini cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari kelahiran komunitas Sedulur Pantomim Purwokerto dan pentas jalanan yang rutin digelar. Tak hanya itu, sejumlah sekolah dan pegiat seni di kampus mulai melirik seni yang masih tergolong jarang dipentaskan di Purwokerto ini.

sumber: TEMPO
avatar
tahenk

Jumlah posting : 2009
Join date : 27.01.08
Lokasi : Jakarta Selatan

Lihat profil user http://tahenk.multiply.com/

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik